Rotasi dan Revolusi Bulan

4 min read

rotasi dan revolusi bulan

Tahukah teman teman mengenai rotasi dan revolusi bulan?

Rotasi dan revolusi bulan adalah gerakan tahunan bulan dalam memutari bumi, itulah yang dimaksud dengan rotasi dan revolusi bulan.

Gerakan rotasi dan revolusi bulan ini bisa dihitung dengan beberapa tahapan tertentu dan proses tertentu.

Dalam artikel sebelumnya kita membahas materi rotasi dan revolusi bumi, kini kami akan menjelaskan rotasi dan revolusi bulan legkap yang akan kami mulai dari pengertian sampai beberapa dampak dalam kehidupan manusia.

Nah, simak yuk pembahasan dibawah ini mengenai rotasi dan revolusi bulan.

Rotasi dan Revolusi Bulan

rotasi dan revolusi bulan dan akibatnya

Bulan adalah benda langit yang mengorbit ke bumi, inilah yang menjadi jawaban teman-teman jika bertanya mengapa bulan bisa disebut sebagai satelit alami bumi.

Karena sumber cahaya yang dihasilkan bulan yang nampak indah dan terang di malam hari dari permukaan bumi merupakan hasil dari pantulan sinar yang berasal dari matahari.

Ketika teman-teman mengamati bulan yang bersinar di waktu malam hari, Terkadang akan terlihat seperti sabit, bisa juga akan nampak hanya saparuh dan terkadang juga akan nampak sepenuhnya.

Tahukah, teman-teman bahwa apa yang menyebabkan terjadinya bulan seperti ini? perlu teman-teman ketahui ternyata bulan sama juga dengan bumi, persamaan ini yaitu bulan juga bergerak mengelilingi bumi.

Bulan sebagai satelit bumi megalami tiga gerakan sekaligus yaitu:

  1. Gerakan bulan yang berputar pada porosnya (rotasi bulan).
  2. Gerakan bulan dalam mengelilingi bumi (revolusi bulan).
  3. Gerakan bulan bersama bumi mengelilingi matahari selama 1 tahun (365 atau 366 hari).

Berikut ini akan kami jelaskan selengkapnya mengenai rotasi dan revolusi bulan.

a). Rotasi Bulan

rotasi bulan

Jika teman-teman bertanya apa pengertian rotasi bulan?

Rotasi bulan adalah gerakan perputaran bulan yang terjadi pada porosnya. Nah, dalam 1 kali periode putaran atau rotasi bulan ini, dilakukan kurang lebih selama 29,5 hari atau 1 bulan.

Teman-teman bisa mengamati proses terjadinya rotasi bulan yang dilakukan mulai dari arah barat menuju ke timur.

Oleh sebab, itu teman-teman akan selalu melihat sisi yang sama setiap kali melihat bulan di waktu malam hari.

b). Revolusi Bulan

revolusi bulan

Revolusi bulan adalah gerakan perputaran bulan dalam mengelilingi bumi.

Bulan mengelilingi bumi dalam arbit yang berbentuk elips (titik fokus). Oleh karena itu bulan terus beredar dalam mengelilingi bumi dan akan tampak ada perubahan pada salah satu bagian bulan yang terkena sinar matahari.

Akibat dari revolusi bulan ini, bulan akan terlihat berubah bentuk.

Perubahan bentuk pada bulan ini yang disebut dengan fase atau periode revolusi bulan terhadap matahari adalah satu bulan atau selama 29,5 hari.

Gambar Rotasi dan Revolusi Bulan

gambar rotasi dan revolusi bulan

Itulah gambar totasi dan revolusi bulan.

Akibat Rotasi dan Revolusi Bulan

akibat rotasi dan revolusi bulan

Bulan yang beredar dalam mengelilingi bumi sepanjang waktu. Perlu teman-teman ketahu bahwa jarak antara bumi ke bulan kurang lebih adalah 384.400 km atau 0,00258 kali jarak rata-rata bumi ke matahari (149.000.000 km).

Sedangkan diameter bulan adalah ¼ dari diameter bumi dan volumenya 1/64 volume bumi yang sekaligus memiliki massa sebesar 1/18 massa bumi.

Perlu teman-teman ketahui ketika bulan mengelilngi bumi sebanyak satu kali, maka bulan juga melakukan rotasi atau perputaran sebanyak satu kali.

Satu kali rotasi bulan sama dengan waktu revolusi bumi.

Sekali berevolusi bulan hanya membutuhkan waktu selama 29 hari 12 jam 33 menit dan 3 detik.

Dari pergerakan rotasi dan revolusi bulan, maka ada beberapa dampak terhadap kehidupan bumi adalah terjadinya:

  1. Terjadinya pasang dan naik air laut.
  2. Terjadinya macam-macam fase bulan dan pergerakannya.
  3. Perubahan jumlah hari setiap bulan di kalender hijriah.
  4. Terjadinya gerhana matahari.
  5. Terjadinya gerhana bulan.

Berikut ini akan kami jelaskan mengenai akibat rotasi dan revolusi bagi kehidupan bumi.

1. Terjadinya Pasang dan Naik Air Laut

Dampak dari rotasi dan revolusi yang pertama adalah terjadinya air pasang naik, permukaan air laut turun. Sebaliknya jika laut pasang surut, maka permukaan air laut akan menurun.

Revolusi bulan terhadap bumi dapat mengakibatkan posisi air laut di bumi akan menghadap ke bulan, karena tertarik oleh gaya gravitasi bulan sehingga dapat menimbulkan pasang naik.

Sebaliknya jika air laut, dibagian bumi yang posisinya tidak menghadap ke bulan akan mengalami pasang surut.

2. Terjadinya Macam-macam Fase Bulan dan Pergerakannya

Ketika bulan mengalami rotasi dan revolusi, hal ini juga akan berpengaruh kepada penampaka bulan ketika mengelilingi bumi, nah inilah teman-teman yang dinamakan dengan fase bulan.

Terdapat 8 fase bulan yang terjadi.

Fase-fase bulan

Brikut ini adalah tabel mengenai fase-fase bulan dan tanggalnya yang bergerak melalui siklus 29 hari.

NO. Nama Fase Bulan Tanggal Terjadi
1. Fase New Moon (Bulan Baru)
2. Fase Waxing Cresent (Hilal Awal bulan atau Bulan Sabit Awal) 1, 2 dan 3
3. Fase Fist Quarter (Paruh Awal) 6, 7 dan 8
4. Fase Waxing Gibbous (Cembung Awal) 10, 11 dan 12
5. Full Moon (Bula Purnama) 13, 14 dan 15
6. Wanning Gibbous (cembung akhir) 17, 18 dan 19
7. Thrid Quarter (parauh Akhir) 21, 22 dan 23
8. Wanning Cresent (Hilal akhir bulan atau bulan sabit akhir) 27, 28 dan 29

Itulah tabel yang dapat teman-teman fahami mengenai periode atau fase bulan beserta tanggalnya.

3. Perubahan Jumlah Hari Setiap Bulan di Kalender Hijriah

Setelah temam-teman tahu mengenai fase bulan, berikut ini akan kami sebutkan akibat yang ke 3 dalam rotasi dan revolusi bumi.

Revolusi bulan digunakan oleh umat manusia dalam menentukan perhitungan atau permulaan dalam penentuan kalender Hijriah atau yang disebut dengan kalender Komariah.

Jumlah hari yang ada pada kalender Hijriah adalah 30 hari dan 29 hari.

Dalam perhitungan kalender Hijriah terdapat 29,5 hari dan hal ini menyebabakan ditemukannya tahun kabisat.

Berbeda dengan kalender Masehi, kalender Hijriah lebih cepat 11 hari dan menimbulkan beberapa hari besar dalam keagamaan umat islam pada setiap tahunnya berubah-ubah dengan lebih cepat 11 hari dari tahun sebelumnya pada kalender Masehi.

4. Terjadinya Gerhana Matahari

Gerhana matahari adalah peristiwa tertutupnya matahari oleh bulan yang dapat mengakibatkan terhalangnya sinar matahari untuk bisa sampai ke permukaan bumi.

Ketika terjadi gerhana matahari, posisi bayangan umbra dan panumbra bulan berada pada bayangan matahari atau menutupi laju sinar matahari.

Singkatnya Posisi bulan yang berada diantara bumi dan matahari.

Gerhana matahari ini sendiri memiliki empat jenis berdasarkan posisi bulan yang terletak di tengah-tengah bumi dan matahari, yaitu:

  • Gerhana matahari total.
  • Gerhana matahari cincin.
  • Gerhana matahari sebagian.
  • Gerhana matahari hibrid.

5. Terjadinya Gerhana Bulan

Gerhana bulan terjadi pada saat sebagian atau keseluruhan penampakan bulan tertutupi oleh bayangan bumi.

Gerhana bumi terjadi bila bumi yang berada dianatara matahari dan bulan pada satu garis lurus yang sama.

Gerahana bulan juga bisa dikatakan dengan ketika bulan melakukan revolusi yang posisinyaberada di belakang bumi, sehingga sinar matahari yang seharusnya diterima oleh bulan terhalang oleh bumi dan yang terjadi adalah bulan berada di bayang-bayang bumi.

Tahukah teman-teman sekalian terdapat dua macam bayangan bulan terhadap bumi, yaitu:

  • Umbra.
  • Panumbra.

Kesimpulan

Kesimpulan yang bisa teman-teman ambil dalam artikel ini adalah bahwa rotasi dan revolusi ternyata memiliki perbedaan.

Perbedaan ini terdapat pada pengertian dari rotasi beserta revolusi bulan yang terjadi. Selain itu juga proses beserta dampak dan akibatnya bagi kehidupan manusia di bumi yang tidak sama.

Mungkin teman-teman yang masih bertanya-tanya tentang beredarnya semua planet, yang didalambya termasuk bulan.

Secara ilmiah mungkin akan susah untuk dijelaskan kenapa? karena hal ini masih banyak juga menjadi misteriyang belum bia dipecahkan bagi umat manusia.

Salah satu hasl yang bisa dijelasakan dalam penyebab rotasi dan revolusi bulan adalan bulan yang memiliki orbit sejak awal mula terciptanya sistem tata surya dalam semua planet, yang termasuk bumi dan bulan telah melakukan peredaran pada porosnya dan mengeliligni matahari.

Mungkin itu yang dapat resaja.com sampai dalam artikel ini karena rotasi dan revolusi bulan juga dapat berperan dalam menjelaskan untuk para siswa yang ingin mengetahui karakteristik dari bulan sebagai satelit alami bumi.