Senam Lantai

10 min read

Dalam artikel senam lantai ini kami akan berbagi materi informasi secara lengkap

Dalam artikel senam lantai ini kami akan berbagi materi informasi secara lengkap mulai dari pengertian, sejarah, macam-macam dan teknik dasar sampai manfaat dari olahraga senam lantai.

Tanpa panjang lebar lagi, langsung saja berikut ini informasi lengkap tentang senam lantai yang harus Sobat baca yang akan kami mulai dari pengertian senam lantai.

Simak yuk, pembahasan dibawah ini.

Pengertian Senam Lantai

apa itu pengertian senam lantai
Pengertian Senam Lantai

Apa yang dimaksud dengan senam lantai?

Adapun pengertian senam lantai yang harus kamu ketahui, berikut ini penjelasannya.

Pengertian senam lantai secara bahasa yang sederhana merupakan salah satu cabang dari senam artistik yang memadukan beberapa gerakan tertentu.

Apa itu senam lantai?

Senam lantai dalam bahasa inggris (floor exercise) adalah salah satu bagian dari macam-macam senam yang ada.

Adapun definisi lengkap tentang pengertian senam lantai adalah perpaduan antara keindahan gerak tubuh, kekuatan gerak, keluwesan gerak serta kelenturan gerak yang dilakukan di atas matras yang lebar.

Sesuai dengan namanya senam lantai dilakukan atlet senam diatas lantai yang beralaskan matras atau permadani. Senam lantai bisa juga disebut dengan istilah senam bebas.

Dalam gerakan senam lantai ini sendiri bebas dengan berbagai macam gaya masing-masing sesuai dengan kemampuan atlet. Dengan kata lain gerakan senam lantai tidak dibatasi sejauh kemampuan atlet dalam mempertunjukan kemampuannya.

Sehingga atlet dapat memberikan penampilan terbaiknya untuk dipertunjukan kepada penonton.

Seorang atlet harus bekerja keras dalam melatih kelenturan tubuhnya dengan berbagai macam gerakan dan gaya yang dikombinasikan secara terpadu.

Seperti itulah definisi tentang pengertian senam lantai secara umum.

Mengapa Disebut Senam Lantai?

Setelah mengerti apa pengertian senam lantai pembahasan selanjutnya adalah mengapa disebut dengan senam lantai? pasti tidak aneh, karena sesuai dengan namanya.

Saat melakukan olahtaga ini, seorang atlet hanya menggunakan lantai sebagai mediannya tanpa ada alat bantu yang lain. Gerakan yang indah murni berasal dari gerakan olah tubuh yang dilakukan oleh atlet senam lantai.

Salah satu penyebab istilah dalam senam lantai ini karena semua aktivitas gerakan dasar dilakukan di atas permukaan lantai ata matras. Oleh karena itu olahraga senam ini dinamakan dengan senam lantai.

Johan Christian Fedrich Gathmus yang meciptakan gerakan senam sistematis sekaligus dinobatkan sebagai bapak senam dunia.

Sejarah Senam Lantai di Dunia dan Indonesia

sejarah perkembangan senam lantai yang kita kenal kini
Sejarah Senam Lantai di Dunia dan Indonesia

Kapan senam lantai ditemukan?

Tidak diketahui kepan senam lantai mulai ditemukan. Namun dalam dunia senam, sejarah senam dikatakan dan sudah ditemukan sejak zaman Mesir kuno.

Awal masuknya senam di Indonesia mulai dikenal pada tahun 1912, ketika masa penjajahan Belanda. Masuknya olahraga senam ini bersamaan dengan penetapan pendidikan kebugaran jasmani sebagai salah satu mata pelajaran wajib yang ada disekolah.

Senam yang pertama kali dikenalkan pada waktu itu adalah senam versi negara Jerman. Senang yang satu ini menekankan kepada kemungkinan berbagai gerakan yang kaya akan alat pendidikan.

Pada tahun 1916, senam versi Jerman ini diubah sistem dengan sistem dari Swedia yang lebih menekankan kepada menfaat gerakan dalam senam.

Penemu sistem senam lantai ini dibawa oleh seorang perwira kesehatan yang berasal dari angkatan laut kerajaan Belanda yang bernama Dr. H. F. Minkema.

Melalui Minkema inilah sejarah perkembangan senam lantai di Indonesia mulai menyebar ke beberapa wilayah sekitar. Ketika tahun 1918 beliau juga membuka kursus senam Swedia yang bertempat di kota Malang, yang diperuntukan untuk para tentara dan guru.

Namun, sejarah penyebaran yang paling kuat dalam senam lantai di Indonesia berasal dari kota Bandung.

Nah, sejarah perkembangan senam di Indonesia sendiri terus berlanjut, yang pada awalnya hanya menganal dasar senam yang diajarkan pada masa penjajahan Jepang.

Teknik dasar senam yang diajarkan Jepang disebut dengan Taiso.

Pada tahun 1977, Dosen STO (Sekolah Tinggi Olahraga) berhasil menciptakan gerakan senam yang dinamakan Senam Pagi Indonesia. Gerakan senam lantai ini merupakan gabungan antara gabungan Taiso dan jurus pencak silat.

Kemudian perkembangan senam ini menjadi senam SKJ.

Begitulah sejarah singkat senam lantai.

Archange tuccaco dikenal sebagai Bapak Metodologi Gymnastic.

Unsur-unsur Gerakan Senam Lantai

Dalam olahraga senam lantai terdapat 6 unsur pokok yang harus terpenuhi dalam menampilkan performa altet senam.

Sete;ah mempelajari sejarah dan pengertian senam lantai, kta lanjut ke dalam pembahan tentang unsur-unsur dalam senam lantai.

Dalam olahraga senam lantai terdapat 6 unsur pokok yang harus terpenuhi dalam menampilkan performa altet senam.

Berikut ini 6 unsur dalam senam lantai, berikut ini penjelasannya:

Unsur Kekuatan

Kekuatan merupakanunsur yang penting dalam olahraga senam tari. karena olahraga ini membutuhkan tanaga yang tidak sedikit, unsur kekuatan ini dalam senam latai juga disebut dengan kalestenik (calesthenic).

Calesthenic berasal dari bahasa Yunani (greka) artinya kalos, indah dan stenos yang artinya kekuatan. Dalam bahasa Indonesia calesthenic disebut dengan kalestenik yang mempunyai arti sebagai latihan fisik dalam menjaga kesegaran jasmani.

Unsur Keindahan

Dalam unsur keindahan gerak ini memilik variasi gerakan yang disiplin gerak dan kolaborasi yang baik.

Unsur dalam keindahan gerak ini bisa diambil dari disiplin tari serta akrobat yang mirip dengan gerakan kecil yang mengandung unsur tari ataupun dalam tari balet.

Unsur Keberanian

Atlet senam lantai harus memiliki keberanian yang sangat tinggi untuk dapat melakukan berbagai gerakan ekstrim di dalam area pertandingan.

Nah, oleh sebab itu seorang atlet harus mampu dalam mengalahkan rasa takuktnya supaya bisa memberikan pertunjukan yang terbaik.

Unsur Kelenturan

Dalam tubuhyang lentur akan memudahkan berbagai gerakan. Atlet yang memiliki tubuh yang lentur juga akan menambahkan nilai estetika ke dalam gerakan senam lantai.

Unsur Keluwesan

Unsur keluwesan dalam gerakan senam lantai, seorang atlet yang sudah terbiasa dalam gerakan tertentu maka tidak akan bingung dalam melakukanya.

Unsur Keseimbangan

Hal yang tidak kalah penting dalam unsur senam lantai adalah keseimbangan. Tanpa memiliki keseimbangan yang baik, seorang atlet akan sulit memberikan performa terbaik.

Macam-macam Gerakan Senam Lantai

Senam lantai dapat dilakukan oleh putra ataupun putri sebagaimana senam semestinya

Senam lantai dapat dilakukan oleh putra ataupun putri sebagaimana senam semestinya, tidak ada yang memebedakan antara keduanya. Namun gerakan-gerakan dalam senam lantai seperti melompat, mengguling, menolak yang betumpu pada kaki ataupun tangan.

Ada banyak sekali variasi gerakan senam lantai mulai dari tingkat kesulitan yang rendah sampai tinggi.

Dari semua variasi dalam senam lantai ini, barulah muncul beberapa jenis-jenis dalam senam lantai, yaitu:

  1. Guling ke depan (forward roll)
  2. Guling ke belaknag (backward roll)
  3. Lenting tangan putar (round off)
  4. Lenting tangan ke belakang (flik flak)
  5. Lenting tangan (hands stand overslag)
  6. Guling lenting (roll kiep)
  7. Meroda
  8. Lompat harimau (tiger sprong)
  9. Lompat Jongkok
  10. Lompat kangkang
  11. Lompat ikan (snuck)
  12. Salto kedepan (summer vault)
  13. Salto ke belakang (back summer vault)
  14. Keseimbangan lutut berguling (squat roll)
  15. Sikap lilin
  16. Berdiri dengan kepala (kopstand)
  17. Kayang (brug)

Oleh sebab itu, tidak semua gerakan dalam senam lantai ini tidak dijakdikan sebagai bentuk latihan pendididkan jasmani disekolah. Berikut ini adalah beberapa macam-macam gerakan dalam senam lantai beserta teknik dalam melakukannya.

Guling ke Depan (Forward Roll)

Guling ke depan atau kadang-kadang  yang bisa juga disebut dengan roll depan. Roll depan ini dapat dilakukan dengan 2 posisi awal, yaitu berdiri atau jongkok.

Berikut ini tata cara dalam melakukan guling kedepan adalah:

  1. Posisi awalan dapat dilakukan dengan berdiri tegak.
  2. Kemudian angkat kedua tangan ke depan dan bungkukkan badan, lalu letakan telapak tangan di atas matras.
  3. Tekuk kedua siku agak sisi samping.
  4. masukan kepala diantara kedua tangan.
  5. Sentuhkan bahu ke matras dan berguling ke depan.
  6. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan yang merangkul lutut.
  7. Posisi akhir dalam melakukan teknik ini adalah megguling ke depan kemudian berdiri tegak.

Dalam posisi awalan dengan jongkok dilakukan sama persis dengan teknik awalan berdiri, yang membedakan adalah teknik awalan dengan jongkok.

Kesalahan dalam melakukan guling ke depan (roll) adalah:

  1. Kedua tangan yang bertumpu tidak dibuka terlalu lebar.
  2. Tumpuan tangan yang kurang kuat.
  3. Posisi bahu tidak di atas matras.
  4. Pada waktu berguling kedepan tangan tidak ikut menolak.

Guling ke Belakang (Backward Roll)

Guling ke belaknag atau roll ke belakang adalah teknik yang dilakukan dalam senam lantai, kebalikan dari roll depan.

Berikut ini langkah-langkah dalam melakukan roll ke belakang adalah:

  1. Awalan dilakukan dengan jongkok dengan kedua kaki rapat dan tumit sedikit di angkat.
  2. Posisi kepala menunduk ke bawah dan dagu agak dirapatkan.
  3. Untuk tangan berapa di samping telinga serta telapak tangan yang menghadap keatas.
  4. Berguling kebelakang dengan didahului bokong.
  5. Tolakan yang cukup kuat untuk mendorong badan.
  6. Tarik lutut ke belakang kepala ketika punggung sudah menyentuh matras.
  7. Posisi akhiran yaitu jongkok kemudian berdiri.

Lenting Tangan (Handstand)

Gerakan handstand adalah sikap berdiri dengan tumpuan dua telapak tangan.

Dalam teknik dasar dalam melakukan gerakan handstand dapat melatih kelincahan, kelenturan serta menambah kekuatan tubuh.

Berikut ini cara dalam melakukan gerakan handstand:

  1. Awalan dengan sikap berdiri tegap.
  2. Kedua telapak tangan diletakkan di atas matras.
  3. Tarik kedua kaki ke atas, dengan gerakan mengayunkan, mulai dari kaki kanan dan disusul dengan kaki kiri (bisa dari dibalik).
  4. Gerakan disebut berhasil apabila kaki bertukar posisi kepala di bawah dan kaki di atas.

Berdiri dengan Kepala (Headstand)

Headstand merupakan salah satu gerakan dari jenis senam lantai. Gerakan ini memposisikan kepala yang berada di bawah menempel dengan permukaan matras.

Serta badan yang ditopang dengan menggunakan kedua tangan yang membentuk segitiga.

Berikut ini beberapa langkah dalam melakukan gerakan handstand:

  1. Teknik awalan dilakukan dengan membungkukkan badan dengan dahi dan kedua tangan yang bertumpu pada matras.
  2. Pastikan dahi nempel dan tangan membentuk segitiga.
  3. Angkat kaki ke atas sesuai ritme pelan atau juga sedang.
  4. Akhiran gerakan ini bisa berdiri tegak dengan kepala berada di bawah.

Kesalahan dalam melakukan gerakan headstand adalah:

  1. Posisi tangan tidak membentuk segitiga sama sisi.
  2. Kekuatan leher, sendi perut, bahu, perut serat paha dan otot-otot yang lainya kurang kuat.
  3. Sikap tangan yang dialkukan salah.

Meroda (Cart Wheel)

Meroda merupakan salah satu gerakan yang dilakukan dengan cenderung ke arah samping.

Maroda dilakukan dengan menggunakan awalan ke kanan bisa juga ke kiri. Gerakan meronda ini membutuhkan kooordinasi gerakan dengan baik dan akurat.

Berikut ini cara dalam melakukan gerakan meroda ini, ikuti langah-langkahnya:

  1. Teknik awalan dilakukan dengan berdiri tegak serta kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Kemudian buka kaki selebar pinggul, dan posisi tangan lurus ke atas membentuk huruf V.
  3. jatuhkan ke arah kanan sembari meletakkan telapak tangan kanan ke atas matras.
  4. Angkat kaki kanan lurus ke atas.
  5. Selanjutnya taruh tangan kiri disamping tangan kanan.
  6. Angkat kaki kiri lurus ke atas, sedangkan kaki kanan mulai turun kembali.
  7. Angkat tangan kanan diikuti dengan kaki kanan.
  8. Kembali posisi awal saat berdiri tegap.

Lompat Harimau (Tiger Sprong)

Gerakan lompat harimau pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan guling ke depan.

Lompatan harimau sendiri merupakan gerakan lompatan yang diawali dengan berlari dan melompat ke depan. Namun pada gerakan ini dilakukan dengan akhiran roll depan.

Untuk lebih jelasnya dalam melakukan gerakan lompatan harimau adalah:

  1. Ambil posisi berdiri dan bersiap untuk melakukan ancang-ancang lari.
  2. Setelah berlari dan bersiap dalam melakukan lompatan yang sesuai dengan yang direncanakan.
  3. Lakukan tolakan lompatan dengan stinggi dan sejauh mungkin.
  4. Pendaratan dilakukan dengan telapak tangan yang kemudian disusul dengan leher yang jatuh ke permukaan.
  5. Setelah melakukan roll depan, akhiri gerakan dengan melompat harimau dengan sikap berdiri secara langsung.

Lompat Jongkok

Lompat jongkok adalah salah satu jenis lompatan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan peti lompat serta dilakukan ketika posisi badan dalam keadaan jongkok saat melewati peti.

Teknik dalam melakukan gerakan lompat jongkok adalah:

  1. Posisi pertama dalam melakukan lompat jongkok adalah berdiri tegak.
  2. Kedua tangan lurus di sisi samping badan.
  3. Kemudian disususl dengan berlari, posisi badan cenderung condong ke arah depan.
  4. Melakukan tolakan dengan sekuat tenaga dalam papan tolakan menggunakan kedua kaki.
  5. Ayunkan lengan kearah depan.
  6. Pendaratan dilakukan dengan kaki dan posisi tubuh yang jongkok serta tangan yang direntangkan ke atas.
  7. Posisi terakhir dengan jongkok yang kemudian beralih ke posisi berdiri.

Lompat Kangkang

Lompat kangkang adalah salah satu jenis lompatan yang biasa dilakuakn dengan melukan lompatan melewati atas peti. Dilakukan dengan posisi kaki yang terbuka lebar ke kanan dan juga ke kiri.

Dalam melukannya perlu teknik yang benar serta keberanian yang bertujuan supaya tidak terjadi kesalahan dalam melakukan lompatan kangkang.

Dalam melakukan latihan lompatan kangkang, berbeda dengan latihan dalam melakukan lompat jauh dalam cabang olahraga ateltik.

Berikut ini tata cara untuk melakukan:

  1. Sikap awal dalam melakukan sikap kangkang adalah dengan berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di sisi badan.
  2. Kemudian berlari dengan posisi badan yang agak condong ke depan.
  3. Lakukan tolakan dengan sekuat tenaga di atas papan tolakan menggunakan kedua kaki.
  4. Ayunkan kedua lengan ke arah depan sementara posisi tubuh tetep diluruskan dan tungkai dibuka.
  5. Tolakan kedua tangan sekuat tenaga ke atas peti kayu.
  6. Menadarat dengan kedua kaki serta diikuti dengan posisi agak jongkok sementara tangan direntangkan ke arah atas.
  7. Poisisi akhiran adalah jongkok kemudian berdiri.

Salto (Summersault)

Salto merupakan salah satu gerakan berguling di udara, gerakan salto ini dapat dilakukan ke depan ataupun ke belakang.

Gerakan salto dalam senam lantai merupakan teknik yang sulit, sehingga harus sering dilatih. Karena gerakan ini gagal, maka dapat berakibat fatal.

Berikut ini cara dalam melakukan gerakan salto:

  1. Awalan dilakukan dengan berdiri tegak dan posisi kedua tangan di sisi badan.
  2. Langkahkan kaki beberaoa kali, apabila perlu bisa dilakukan dengan berlari sebelum melakukan tolakan.
  3. Ayunkan tangan ke bawah ketika melakukan tolakan dalam melakukan dorongan tambahan.
  4. Ketika sudah melakukan tolakan, diwaktu badan melayang di udara lipat lutut kemudian tundukan kepala.
  5. Ketika sudah berputar 360 derajat, luruskan tungkai untuk melakukan perndaratan, diikuti posisi tangan di angkat ke atas.
  6. Posisi terakhir yaitu berdiri tegak kembali dengan menggunakan tangan sebagai keseimbangan.

Sikap Lilin

Sikap lilin memiliki kesamaan dengan sikap kayang yang memiliki tujuan dalam meningkatkan kelenturan pada gerakan tubuh.

Dan teknik dalam melakukan sikap lilin dalam senam lantai adalah:

  1. Posisi awalan yang dapat dilakukan adalah tidur terlentang di atas permukaan matras dengan kedua tanan lurus di sisi samping badan.
  2. Arahkan pandangan ke atas.
  3. Angkat kedua kaki ke atas dengan rapat dan lurus tegak hingga memebentuk 90 derajat dengan bahu untuk menopang berat tubuh.
  4. Posisi akhiran pada sikap lilin dilakukan dengan posisi pundak menjadi tumpuan untuk badan serat kedua tangan menjadi tunpuan antara pinggang dan kaki.

Adapun kesalahan dalam melakukan salah satu jenis senamlantai yaitu sikap lilin ini adalah:

  1. Pingang hanya ditopang dengan ibu jari.
  2. Kedua kaki tidak luru ke atas, atu cenderung condong ke belakang.
  3. Kedua kaki condong ke depan.
  4. Penempatan siku tangan yang terlalu keluar dari gars lebar.
  5. Kuranya tumpuan pad pundak.

Kayang (Brug)

Kayang adalah salah satu gerakan yang cukup populer dalam senam lantai.

Sikap kayang dalam senam lantai merupakan salah satu gerakan dengan posisi kedua tangan serta kaki bertumuan dengan matras pada permukaan lantai.

Manfaat serta tujuan dari sifat kayang dalam senam lantai berguna dalam meningkatkan kelenturan bentuk tubuh. Hal ini sangat berpengaruh terhadap otot bagian perut, kaki, bahu, tangan dan juga pinggang.

Dalam melakukan sikap kayang terdapat dua teknik yang berbeda yaitu:

  • Teknik awalan dengan tidur
  • Teknik awalan dengan berdiri

Berikut ini langkah-lagkah dalam melakukan gerakan kayang:

  1. Posisi awal dalam melakukan kayang adalah berdiri tegak dengan kedua tangan bertumpu pada pinggul.
  2. Tekuk sedikit lutut kaki dan siku tangan, semantara itu posisi kepala dilipat ke belakang.
  3. Putar kedua tangan ke arah belakang, sampai tangan menyentuh dasar matras.
  4. Untuk poisis akhiran adalah badan membentuk setengah lingkaran, yang sikap inilah yang disebut dengan kayang.

Itulah jenis-jenis senam lantai beserta penjelasannya.

Alat Senam Lantai

alat senam lantai

Olahraga senam lantai merupakan salah satu cabang olahraga yang tidak menggunakan alat apapun kecuali satu media saja, media itu adalah matras.

Matras didalam senam lantai memiliki fungsi bukan sebagai media yang sebenarnya, namun hanya sebagai pengaman yang dapat menghindarkan dari kemungkinan hal yang tidak diinginkan.

Matras senam lantai menggunakan area yang sering dipakai adalah lebar 12 meter dan panjang 12 meter. Namun tidak ada peraturan yang pasti sebagai patokan dalam senam lantai.

Ketebalan matras dalam senam lantai adalah 3-5 cm. Bahan dasar dalam pembuatan matras sebaiknya terbuat dari busa spon atau karet, kemudian dibungkus dengan kain, perlak atau kulit.

Tujuan pemasangan pembungkus ini adalah tidak cepat kotor.

Peraturan Senam Lantai

Dalam suatu perlombaan pastinya memiliki aturan yang berlaku

Dalam suatu perlombaan pastinya memiliki aturan yang berlaku, sebagai patokan pertandingan yang berlangsung. Peraturan tersebut juga berlaku pada perlombaan senam lantai.

Dalam aturan senam lantai sangatlah sederhan, yaitu sang atlet tidak boleh keluar dari area pertandingan sebelum pertandingan diselesaikan. Dapat dikatakan pertandingan telah dilakukan dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Apaila ada bagian anggota badan dari atlet seperti tangan atau kaki yang keluar arena pertunjukan maka, wasit akan mengangkat bendera merah dan melakukan pengurangan poin untuk atlet.

Pengurangan poin yang selanjutnya dapat juga terjadi ketika kurangnya kesimbangan ketika melakukan rangkaian flip.

Dari semua aspek gerakan dalam kompetisi senam lantai, nantinya juri akan memberikan skor atau nilai.

Atlet yang mendapatkan skor atau poin yang paling tinggi dari hasil penjumlahan juri, akan mendapatkan gelar juara dalam lomba tersebut.

Bentuk Latihan Senam Lantai

dalam berlatih senam bisa melakukan hal berikut ini

Dalam olahraga senam lantai dapat dilakukan dengan menggabungkan beberapa gerakan tertentu. Baik itu gerakan akrobatik maupun gerakan dasar dalam mendukung nilai estetika yang terkandung didalamnya.

Adapun contoh dalam melakukan latihan senam lantai adalah:

  • Salto depan lima putaran.
  • Berdiri, jatuhkan, roll depan, headstand, handstand, kayang, terbaring dan diakhiri dengan gerakan salto ke belakang.
  • Lompatan harimau dilanjutkan dengan gerakan roll depan.
  • Lakukan latihan dengan rutin serta bisa juga mengkombinasikan gerakan sendiri sesuai dengan kolaborasi yang diinginkan.

Tujuan Senam Lantai

memiliki bentuk tubuh yang indah sangatlah menjadi idaman bagi anak muda zaman sekarang terutama bagi kalangan perempuan.

Pilihan yang pertam bisa dilakukan dengan senam, dari sekian banyaknya senam pastinya ada salah satu yang mampu untuk ditirukan gerakannya.

Melakukan senam lantai yang sulit dilakukan bukanlah menjadi pilihan yang tepat, namun ada hal yang menjadi tujuan dalam melakukan senam lantai. Tujuan dari senam lantai ini sendiri adalah memadukan gerakan dengan rasa hidup yang hanya akan diperoleh ketika seorang atlet senam bisa melakukan gerakan dan sukses melewati batas kemampuannya sendiri.

Karena kebanyakan rasa takut gagal, serta kurangnya rasa kepercayaan diri dalam melakukan gerakan tersebut.

Sehingga tujuan utama dalam melakukan gerakan ini adalah latihan untuk terus mengasah kemampuan serta terus berusaha memperbaiki dan meningkatkan kemampuan diri sendiri.

Sehingga tidak lagi ada atlet lain yang dapat melakukan gerakan yang persisi seperti gerakan yang ia peragakan.

Baca juga : Senam aerobik

Manfaat Senam Lantai

Berbicara dengan manfaat, pastinya manfaat ini berkaitan dengan kesehatan baik jasmani maupun rohani.

Dalam olahraga olah tubuh seperti senam lantai ini, namun pada dasarnya kesehatan akan otomatis didapatkan bagi seseorang yang rutin berolahraga dan memiliki pola makan yang teratur.

Senam lantai menjadikan seorang pemain mendapatka banyak manfaat yang bagi tubuh.

Berikut ini beberapa manfaat senam lantai yang harus diketahui selain untuk menjaga kesehatan, yaitu:

  1. Kesehatan tubuh lebih terjaga.
  2. Membentuk bentuk tubuh yang kurang proposional.
  3. Mengurangi berat badan.
  4. Tubuh akan menjadi lebih lentur.
  5. Menambah tinggi badan.
  6. Meningkatkan kepercayaan diri.
  7. Membantu merangsang sel-sel pertumbuhan.
  8. Menambah kelincahan dalam melakukan gerakan.
  9. Memilihara kebugaran dan kesegaran pada tubuh.

Itulah beberapa manfaat bagi tubuh dalam melakukan senam lantai.

Demikian pembahasan mengenai senam lantai yang resaja sampaikan mulai dari pengertian sampai menfaatnya.

Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan membantu dalam mengerjakan tugas-tugas dan bermanfaat.