Jenis Jenis Logam

7 min read

Berbicara tentang jenis jenis logam, unsur dan sifatnya sudah pasti sering kita temui didalam kehidupan kita sehari-hari.

Tanpa kita sadari kita bisa menemuka unsur logam yang berada di sektar kita, unsur logam ini berada pada benda-benda mati yang sering kita lihat dan bisannya kita raba dengan indra kita.

Salah satu yang sering banget kita pegang yaitu smartphone yang didalamnya terkandung dengan unsur logam.

Sebelum masuk dalam materi pembahsan ini, boleh juga dong lihat artikel kami sebelumnya tentang jenis jenis tanah.

Pengertian Logam

Apa itu logam?

Pengertian logam adalah unsur kimia yang memiliki sifat-sifat kuat, keras, liat, dapat menghantarkan panas dan listrik serta memiliki titik cair sangat tinggi dibandingkan dengan bahan lain.

Kata logam ini berasal dari Yunani yaitu metallon yang memiliki arti sebuah unsur kimia yang siap membentuk ion (kation) serta mempunyai sebuah ikatan logam dan dapat dikatan bahwa logam mirip dengan sebuah kaiton yang berada di bawah elektron.

Secara umum pengertian logam adalah unsur kimia yang memiliki sifat keras yang dapat mencair dengan titik didih yang tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan dan juga peralatan yang lainnya.

Biji logam dapat ditemukan dengan cara penambangan yang dilakukan di daalam bumi baik murni atau campuran.

Adapun biji logan yang ditemukan dengan kondisi murni antara lain:

  1. Emas.
  2. Perak.
  3. Bismut.
  4. Platina.

Adapun logam yang tercampur dengan bahan lainnya, berupa tercampur dengan unsur karbon, sulfur, fosfor, silikon, serta kotoran seperti tanah liat, pasir, dan tanah.

Logam adalah salah satu unsur yang jumlahnya sangat banyak di muka bumi ini.

Dari sekian banyaknya jenis jenis logam yang ada di bumi, semua nya memiliki keunggulan dan kemanfaatan yang berbeda-beda.

Pada saat ini telah ditemukan 65 jenis logam, namun hanya sedikit yang dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar dari sekianbanyaknya jenis logam tersebut.

Unsur Unsur Logam

Adapun unsur-unsur logam yang sudah dikenal berupa logam, bukan logam (non logam) dan semi logam.

Berikut ini penjelasan tantang unsur logam.

1. Unsur Logam

Seperti yang telah Anda ketahui, benda yang memiliki sifat mengkilap dan umumnya merupakan penhantar listrik dan penghantar panas yang sangat baik.

Unsur-unsur dari logam umunya berbentuk padat pada suhu dan tekanan ormal, kecuali raksa yang memiliki wujud cair.

Pada dasarnya unsur logam dapat ditempa sehingga bisa dibentuk dengan alat bantu untuk menjadi benda yang lainnya.

Unsur-Unsur Logam

No. Nama Indonesia Nama Latin Lamabng Unsur Logam Bentuk Fisik
1. Alumunium Alumunium Al padat, putih keperakan
2. Barium Barium Ba padat, putih keperakan
3. Besi Ferrum Fe padat, putih keperakan
4. Emas Aurum Au padat, warba kuning
5. Kalium Kalium K padat, putih keperakan
6. Kalsium Calsium Ca padat, putih keperakan
7. Kromium Chromium Cr padat, putih keperakan
8. Magnesium Magnesium Mg padat, putih keperakan
9. Mangan Manganium Mn padat, putih abu-abu
10. Natrium Natrium Na padat, putih keperakan
11. Nikel Nickelium Ni padat, putih keperakan

2. Unsur Non Logam

Adapun unsur non logam, merupakan unsur yang tidak memiliki sifat seperti logam. Pada dasarnya unsur-unsur non logam, berbentuk gas dan dapat padat pada suhu dan tekanan normal

Contoh dari unsur non logam yang berbentuk gas adalah oksigen, karbon, fosfor dan iodin.

Zat padat non logam biasannya keras dan getas.

Adapun unsur-unsur non logam yang memiliki wujud cair antara lain bromin.

Berikut ini adalah contoh dari unsur-unsur non logam.

Unsur-Unsur Non Logam

No. Nama Indonesia Nama Latin Lambang Unsur Logam Bentuk
1. Belerang Sulfur S padat, kuning
2. Bromin Bromium Br cair. cokelat kemerahan
3. Fluorin Fluorine F gas, kuning muda
4. Fosforus Phosphorus P padat, putih dan merah
5. Helium Helium He gas, tidak berwarna
6. Hidrogen hydrogenium H gas, tidak berwarna
7. Karbon Carbonium C padat, hitam
8. Klorin Chlorine Ci gas, kuning kehijuan
9. Neon Neon Ne gas, tidak berwarna
10. Nitrogen Nitrogenium N gas, tidak berwarna
11. Oksigen Oxygenium O gas, tidak berwarna
12. Silikon Silicium Si padat, abu-abu mengkilap
13. Iodin Iodium I padat, hitam (uapnya berwana ungu)

3. Unsur Semi Logam

Selain kedua unsur-unsur logam diatas, masih ada unsur semi logam yang dikenal dengan metaloid.

Adapun yang dimaksud unsur logam metaloid adalah unsur yang memiliki sifat logam dan non logam.

Dalam unsur semi logam ini biasannya bersifat semi konduktor tidak dapat menghantarkan listrik dengan baik pada suhu yang terbilang rendah.

Namun sifat hantaran pada semi logam ini merupaka hantaran listrik akan menjadi lebih baik ketika dalam situasi suhu yang lebih tinggi.

No. Nama Logam Indonesia Nama Latin Logam Lambang Unsur Logam Bentuk Fisik
1. Boron Boronium B padat, kecoklatan
2. Silikon Silicium Si padat, abu-abu mengkilap
3. Germanium Germanium Ge padat, abu-abu mengkilap
4. Arsen Arsenium As padat, abu-abu mengkilap
5. Antimon Stibium Sb padat, abu-abu mengkilap
6. Tellurium Tellurium Te padat, keperakan
7. Polonium Polonium Po padat, keperakan

Nah, dari ketiga tabel tentang unsur-unsur logam ini bertujuan agar Anda bisa lebih gampang memahami penjelasan yang kami sampaikan.

Sifat Logam

Nah, berikut ini merupakan sifat yang dimiliki logam yang terbagi menjadi dua macam, yaitu:

  • Sifat logam.
  • Sifat non logam.

Berikut ini penjelasannya.

Sifat logam yang memiliki sifat-sifat keistimewaan yang telah menjadi dasar dalam penggunaannya sebagai logam yang kuat kecuali raksa, dapat ditempa dan juga dapat direnggangkan.

Logam juga memiliki ciri sebagai pengahantar listrik yang sangat baik, tidak hanya listrik tapi juga sebagai penghantar panas.

Sifat logam yang berkaitan dengan elektro negatif, logam akan cenderung melepaskan elektron yang membentuk ion positif.

Jadi sifat logam ini akan tergantung dengan energi ionisasi. Dilihat lagi bahwa konfigurasi elektron , terhadap unsur-unsur logam akan cenderung melepaskan elektron, sedangkan unsur-unsur pada non logam akan cenderung menangkap elektron.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa unsur-unsur logam yang cenderung dengan energi ionisasi dan elektro negatif, maka sifat logam dan non logam dalam periodik unsur yaitu:

  1. Dari atas ke bawah dalam satu golongan, sifat logam bertambah, sedangkan sifat non logam berkurang.
  2. Dari sisi kiri ke kanan masih dalam satu periode, sifat logam berkurang sedangkan sifat non logam bertambah.

Sifat Sifat Logam

Sifat-sifat logam yang memiliki beberapa sifat yang baik akan menjadi sifat dasar.

Berikut ini beberapa contoh rangkuman tentang sifat logam, yaitu:

a. Kuat Kecuali Raksa

Logam yang telah memiliki sifat kekerasan masing-masing dari beberapa jenisnya dapat ditingkatkan dengan cara mencampurkan logam satu dengan logam yang lainnya.

Bisa juga dilakukan pencampuran dengan bahan non logam yang disebut dengan aliase.

Contohnya seperti aliase alumunium dengan magnesium yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan kontruksi jembatan, bangunan dan digunakan pada kendaraan bermotor.

b. Dapat Ditempa dan Direnggangkan

Dengan adanya elektron valensi mudah bergerak dalam kristal logam.

Sifat fisik logam yang dapat ditempa menjadi lempeng yang sangat tipis dan juga dapat ditarik menjadi kawat yang halus atau bisa juga untuk dibengkokkan.

c. Konduktor Listrik yang Baik

Sifat fisik logam yang memiliki daya hantar listrik yang baik, menjadi sebab adanya elektron valensi yang bergerak bebas dalam kristal logam.

Apabila listrik dialirkan melalui logam, elektron-elektron valensi akan membawa muatan listrik ke seluruh logam dan bergerak menuju potensi yang lebih rendah sehingga menjadi aliran listrik dalam logam.

d. Penghantar Panas Yang Baik

Daya hantar yang terdapat pada sifat logam disebabkan deng adanya elektron valensi yang dapat bergerak bebas.

Apabila salah satu baigian dari logam dipanaskan maka, elektron pada bagian ini akan menerima beberapa energi panas sehingga kinetisnya bertambah dan bergerak dengan cepat.

Elektron inilah yang menyebarkan energo panas ke seluruh logam.

e. Mengkilap

Apabila ada cahaya pada permukaan logam, salah satu sifat logam ebagai elektron yang medah dalam bergerak terksitasi (perpindahan tingkat energi dari rendah ke tingkat yang lebih tinggi).

Ketika masa ini terjadi maka sifat loga mengkiap akan uncul karena energi cahaya dengan panjang gelombang tertentu akan dipancarkan kembali.

Sifat Non Logam

Adapun sifat-sifat yang terdapat pada non logam diantarannya adalah:

  1. Penghantar panas yang buruk.
  2. Tidk dapat ditempa.
  3. Tidak dapat direntangkan atau ditarik.
  4. Pada sushu tertentu ada yang berwujud gas, caik dan padat.
  5. Tidak mengkilat kecuali karbon dalam bentuk intan.
  6. Sifat penghantar listrik yang buruk.

Nah itulah sedkit perbedaan sifat logam dan non logam yang kami jelaskan.

Jadi kesimpulan dari sifat fisik logam dan non logam, berikut ini tabelnya.

Perbedaan Sifat Fisik Logam dan Non Logam

Adapun perbendingan antara sifat fisk logam dan non logam adalah sebagai berikut ini penjelasa lengkapnya.

No. Logam Non Logam
1. Kepadatan logam merupakan penghantar listrik yang baik. Kepadatan non logam bukanlah penghantar listrik yang baik.
2. Mengkilap. Tidak mngkilap.
3. Kuat dan keras. Sebagian besar non logam tidak kuat dan tidak lunak.
4. Bisa dibengkokkan dan bisa juga di ulur. Rapuh dan akan patah bila dibengkokkan.
5. Penghantar panas yang baik. Sukar penghantar panas.
6. Sebagian besar logam mempunyai kerapatan yan besar. Sebagian besar kepadatan non logam sangat rendah.
7. Sebagian besar logam memiliki titik leleh dan titik didih yang sangat tinggi. Sebagian besar non logam titik leleh dan didihnya sangat rendah.

Jenis Jenis Logam

Harus Anda ketahui bahwa terdapat 4 jenis logam yang ada di bumi ini, jenis-jenis logam dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok yaitu:

  1. Logam berat diantaranya besi, nikel, khrom, tembaga, timah hitam, timah putih, timah dan seng.
  2. Logam ringan diantaranya alumunium, magnesium, titanium, kalsium, kalium, natrium dan barium.
  3. Logam mulia antara lain emas, perak dan platina.
  4. Logam tahan api antara lain wolfram, titanium, sirkonium dan molibden.

Sedangkan jenis logam berdasarkan dengan bahan dasarnya dapat dibagi menjadi 2 kelompok antara lain:

  1. Logam besi / ferrous adalah salah satu logam paduan yang terdiri dari beberapa campuran unsur karbon dengan besi. Jenis-jenis logam ini adalah besi tuang, besi tempa, baja lunak, baja karbon sedang, baja karbon tinggi serta baja karbon tinggi dan campuran.
  2. Sedangkan logam bukan besi / non ferrous adalah logam yang tidak mengandung unsur besi (Fe). Jenis-jenis logam ini antara lain adalah temabaga, alumunium, timbel dan timah.

Adapun jenis-jenis logam yang dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar itu merupakan logam yang terdiri dari sebagian aloi atau campuran dari 2 buah logam maupun lebih beserta zat lain.

Aloi dibuat dengan tujuan supaya logam yang memiliki sifat yang dapat berbeda dengan sifat dari sifat yang sebelumnya, dan juga dapat untuk dimanfaatkan secara optimal.

Sebelum masuk ke dalam pembahasan, tahukan dalam artikel di atas telah say singgung sedikit kata-kata aloi, nah tahukah Anda apa itu aloi?

Apa Itu Aloi

Aloi adalah logam paduan atau campuran suatu logam dengan non logam yang lain. Adapun sifat yang dimiliki oleh aloi itu sendiri merupakan sifat yang leboh unggul apabila dibandingkan dengan komponen pembentuknya.

Kebanyakan aloi adalah campuran dari beberapa dua logam atau lebih, aloi ini biasannya dirancang dan dicabut dengan maksud untuk mempertahankan sifat-sifat baik yang terdapat pada logam dengan menghilangkan siaft buruk yang ada pada logam

Berikut ini penjelasan selanjutnya tentang jenis logam.

Yuk, langsung saja ke dalam pembahasan berikut ini.

1. Jenis Logam Emas

Jenis logam mulia berupa emas ini memiliki struktur sifat yang lunak dan memiliki warna yang khas dengan bentuk kuning yang terang dan mengkilap.

Logam emas merupakan salah satu logam dengan nilai jual yang tinggi karena dipergunakan untuk perhiasan dan juga sebagai alat-alat elektronik,

2. Jenis Logam Perak

Adapun jenis logam mulia berikutnya adalah perak.

Logam perak merupakan suatu logam yang cukup mudah untuk dibentuk dan memiliki warna dasar putih ke abu-abuan.

Logam perak biasannya dipergunakan dalam konduktor panas listrik yang sangat baik, bisannya dipergunakan juga untuk perhiasan serta peralatan yang berbahan dari logam prak ini.

3. Jenis Logam Perunggu

Jenis logam mulia berikutnya adalah perunggu.

Perunggu merupakan logam dengan aloi dari tembaga serta timah yang sudah dikenal sejak zaman dahulu atau kuno.

Aloi yang memiliki sifat tahan terhadap korosi dan mudah untuk dibentuk, logam jenis ini biasannya dipergunakan sebagai mata uang dengan logam yang bernilai rendah.

4. Jenis Logam Platina

Jenis logam mulia platina adalah suatu unsur kima dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pt dan nomor atom 78.

Paltina murni adalah logam putih keperakan yang berkilau, ulet dan bisa juga untuk ditempa.

Platina memiliki sifat yang lebih ulet dari pada emas, perak atau tembaga.

5. Jenis Logam Tembaga

Jenis logam berat dalam artikel ini merupakan temabaga.

Temabaga merupakan logam yang mudah untuk dibentuk, serta memiliki warna putih keperakan.

Logam yang baik untuk digunakan dengan membuat kawat listrik adalah tembaga. Bisa juga digunakan untuk tangki air panas, kabel listrik serta aloi kuningan dan juga kupronikel.

6. Jenis Logam Kuningan

Kuningan merupakan jenis logam berat yang termasuk campuran dari tembaga dan juga seng.

Dalam memanfaatkan kuningan dapat dipergunakan sebagai alat perhiasan rumah, sekrup, paku kecil, dan bisa juga dibuat sebagai alat musik.

7. Jenis Logam Besi

Besi merupakan salah satu jenis logam berat yang dihasilkan dari peleburan biji hematit yang berada di dalam tanur sembur.

Logam besi biasannya digunakan sebagai alat bangunan dan juga sebagai pembuat aloi baja

8. Jenis Logam Alumunium

Jjenis logam berat berikutnya adalah alumunium.

Alumunium merupakan logam yang memiliki sifat sangat ringa apabila dibandingkan dengan logam yang lainnya.

Logam ini bisa tahan terhadap korosi , alumunium terbuat dari bijinya bauskit dengan melalui beberapa proses elektrolisis.

Alumunium biasannya digunakan sebagai kabel listrik lintas udara, seperti pesawat terbang, mobil, kepal dan juga kaleng alumunium.

9. Jenis Logam Timah

Jenis logam berat yang terakhir dalam pembahasan ini adalah timah.

Timah merupakan logam yang lunak, serta mudah untuk dibentuk dan memiliki warna putih keperakan.

Timah bisannay dimanfaakan sebagai menyapuh baja, guna menghentikan korosi pada aloi perunggu, timah terbuat dari logam campuran timah dan timbal sehingga bisa dimanfaatkan untuk solder.