Beasiswa 1 Tahun di Surabaya

4 min read

pluginongkoskirim.com

Assalamualaikum bro.

Mendengar kata beasiswa, bagaimana perasaanmu dengan kata yang satu ini. Apakah senang sampai loncat loncat haha.

Apa juga sangat bersyukur karena memiliki kesempatan yang bulum dimiliki oleh orang lain.

Ini adalah ceritaku setelah pengumuman kelulusan masa SMA. Mendapatkan beasiswa pendidikan di surabaya selama 1 tahun

MEC

kampuskemandirian.org

MEC (Mandiri Entrepreneur Center) merupakan yayasan pendidikan di bawah naungan Yatim Mandiri.

Aku bisa mengenal MEC dari temanku yang dulunya juga alumni MEC. Pada hari itu aku berangkat ke Surabaya dengan naik bus bersama dengan teman yang juga akan menempuh pendidikan 1 tahun di MEC.

Sesampainya di Surabaya aku masih belum sadar kalau aku ternyata sudah ada di Surabaya. Seperti mimpi rasanya, ya soalnya aku belum pernah pergi jauh dari rumah sampai ujung Kota Surabaya.

Gedung yang akan aku buat menimba ilmu ternyata tidak seperti apa yang aku bayangkan. Tapi dugaanku memang salah dengan penilaianku yang aku pikirkan pada waktu itu.

Bukan seperti gedung gedung yang mewah ataupun megah bertingkat. Tapi disanalah perjuanganku di mulai.

MOPD

kampuskemandirian.org

Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD) berlangsung kurang lebih 1 minggu. Pada setiap harinya aku bersamaan dengan kawan kawanku memulai hal yang baru.

Pada masa ini setiap peserta didik di perkenalkan mulai dari apa Yayasan Yatim Mandiri. Disisa waktu yang lainya di isi dengan seminar seminar untuk mengolah maindset kita kedepanya.

Seminar yang di lakukan memang mengundang semangatku agar bisa menjadi orang yang sukses dunia akhirat, amin.

Perkenalan

 

Masa perkenalan bersamaan dengan kawan kawan baruku, adalah hal yang juga membuatku kaget. Gak mau kaget gimana soalnya kawan kawan baruku itu tidak hanya dari pulau jawa saja.

Melainkan dari Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

Kami menjelaskan mulai dari nama lengkap dan panggilan,

Asal

Tempat tanggal lahir

latar belakang dan harapan kami kedepanya

pada saat itu kami semua bisa berkenalan satu dengan yang lainya.

Asrama

 

Aku tinggal di asrama yang telah di sediakan dari pihak orang dalam hehe.

Kami wajib tinggal di asram bersama sama dengan beberapa syarat yang harus ditaati. Mulai dari handpone dan uang saku yang kami bawa harus di setorin. Gak kebayang deh bagaimana nasibku disana haha.

Tapi tenang untuk masalah makan kami sehari hari memang sudah terjadwal. Medapatkan makan 3 kali dalam sehari dan dalam 1 mingu kami mendapat supleman berupa vitamin atau buah buahan.

Kalau ada yang sakit bagaimana sedangkan tidak memiliki uang juga?

Dari pihak Yayasan juga telah mengatasi akan datangnya hal itu. Dengan mengadakan klinik RSM untuk kita yang sedang mengalami sakit dengan gratis pengobatan.

Asarama kami dibagi menjadi 5 bagian, mulai dari 4 kamar untuk kami dan 1 kamar pendamping.

Pembagian kamar yang di bagikan secara acak memakai nama para sahabat Nabi Muhammad SAW. Dan aku bertempat di kamar Umar sejumlah 12 orang.

Belajar Kultum

 

Belajar berbicara didepan tidak semudah omongan tetangga men haha.

Berbicara didepan orang banyak apalagi menyampaikan hal hal penting. bagi yang tidak biasa, memang hal yang mungkin ditakuti atau nerves.

Pada awal naik mimbar wihh.Rasanya kaya naik pesawat lalu jatuh haha

soalnya kata sambutan yang aku sampaikan salah dan penyampain yang diikuti rasa nerves. Kultum (kuliah 7 menit) adalah yang kami lakukan untuk belajar menyampaikan sesuatu di depan orang banyak.

Setiap hari berlangsung 2 kali pada waktu ba’da subuh dan magrib, bergantian setiap hari sesuai dengan jadwal yang ada.

Entrepreneur Setiap Mingguan

muslimah.or.id

Entrepreneur, mendengar kata itu sangatlah asing bagiku yang ada diwaktu itu. Kegiatan yang di wajibkan satu ini memang menguji uji nyali ku.

Bagaimana tidak, bayangkan kita harus bisa menjual produk yang kita bawa bermodal dengan rangkain kata yang masih sangat awam dengan hal yang seperti itu.

Pada awalnya aku bingung mau barang atau apa yang mau aku jual. Kita berangkat tanpa modal dan pulang harus membawa duit. Apa yang kamu bayangkan mendengar hal seperti itu.

Waktu itu yang aku kerjakan yaitu menjual jasa yang bisa dikatakan simbiosis mutualisme jiah kata apaan tu.

Aku bekerja sama dengan pedagang yang mau aku jualkan produknya dengan syarat barang yang tidak laku bisa dikembalikan. Saolnya mau membelinyakan juga gak punya uang.

Sebuah produk yang aku jual pada waktu itu adalah kerupuk yang memang sangat efisien untuk dijual kembali. Aku mendapat untung Rp. 3.000,00 sampai Rp.1.000,00 per bungkusnya.

Harga yang di berikan dari Ibu (bos krupuk) adalah Rp. 3.000,00 jadi aku menualnya dengan untung yang bisa dikatakan lumayan lah buat jajan di Kota Surabaya.

Berangkat pada waktu pagi untuk masuk ke gang kapung sekitar. Bermodal teriakan yang nyaring dan penapilan yang oke. Aku mulai mejual kerupuk yang aku bawa.

Terkadang uang yang dapat aku peroleh sampai Rp. 200.000,00 itu mrupakan uang kotor. Setelah setoran terkadang aku bisa ambil untung Rp. 80.000,00 sampai Rp. 45.000,00 di waktu sepi peminat.

BEM

suaramahasiswa.info

BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), merupakan salah satu organanisasi mahasiswa yang ada. Ada banyak pembagian tugas untuk setiap devisi yang telah dibentuk.

Diantaranya aku sebagai:

Ketua Devisi Kebersihan

Entah mengapa kok aku yang terpilih pada waktu itu padahal kami semua belum mengetahui karakter kami dengan jelas.

Kerena kondisi yang memang membuat aku harus menerima tanggung jawab ini.

Dalam segi pengalaman sih, sebenarnya aku belum bisa mengatur sebagai ketua devisi yang baik. Tapi sesuai dengan kesepakatan yang telah dipersetujui jadi aku melakukan hal yang harus aku pertanggung jawabkan.

Mulai dari mengatur jadwal dan juga memberi peringatan bagi mereka yang melanggar. Pada awalnya sih, sulit karena belum terbiasa dengan keadaan. Lamban laun akhirnya diberi kelancaran juga dalam menjalankan tugas hehe.

Ketua Akhiru Sannah

ceritabumi.com

Sebagai ketua pelaksana dalam acara perpisahan sekaligus penutupan kegiatan di asrama. Karena ditunjuk langsung oleh teman teman jadi terpaksa lah mengambil posisi ini.

Aku harus memilih anggota dan menentukan dana yang harus diajukan proposalnya.

Setelah semua terbentuk sampai akhirnya aku juga harus mengoreksi semua apa yang telah didata oleh anggotaku.

Setelah masalah proposal selesai. Waktunya untuk medekorasi aula yang akan dipergunakan sebagai tempat terlaksananya kegiatan.

Bermodal dengan bahan dan peralatan seadanya untuk mendekorasi aula. Kami tim dekorasi terdiri atas 8 anak dengan tugas yang aku bagi dan juga aku harus ikut campur tangan untuk mengawasi dan membantu yang lainya.

Pada malam puncak, kami para panitia saya sarankan memakai pakain yang seragam. Berupa batik merah, dan alhamdullah acara tersusun dengan lancar.

Pada akhir acara kami akhiri dengan sesi foto bersama anggota panitia.

Wisuda

hownesia.com

Berlangsungnya acara akhiru sannah juga menjadi tanda bahwa pelepasan atau bisa dikatakan wisuda.

Pendidikan selama 1 tahun yang telah aku tekuni di MEC. Akhirnya usai dan kami tutup dengan acara wisuda yang diadakan langsung oleh direktur MEC.

Acara berjalan dengan lancar dan semua lulus 100%.

 

Demikian pengalamanku di Kota Surabaya. Kota terbesar setelah Ibu Kota Jakarta.

Tidak banyak yang dapat aku sampaikan, hanya saja doa yang semoga bisa menjadi balasan tak tergantikan.

Belajar untuk mencari ilmu itu tidak ada batasnya, selagi ada kesempatan ambillah kesempatan yang ada.

Proses yang kamu alami itu akan menjadi bukti bahwa perjuangan yang telah kamu lalui tidak lah sia sia. Tetap semangat dan pantang menyerah.

 

Terima kasih